Semua Kategori

Berita Industri

Beranda >  Berita >  Berita Industri

Penyimpanan Energi Surya: Off-Grid vs. Terhubung ke Jaringan

Jan 26, 2026

Di dunia saat ini, energi surya akan terus menjadi solusi energi terbarukan pilihan utama yang dicari kebanyakan orang. Memahami jenis sistem paling dasar sangat penting. Dalam hal ini, pembahasan kami akan difokuskan pada sistem penyimpanan energi surya, khususnya sistem off-grid dan sistem terhubung-jaringan (grid-tied). Sistem off-grid tidak terhubung ke jaringan listrik umum, sedangkan sistem terhubung-jaringan terhubung ke jaringan tersebut. Sistem off-grid bersifat mandiri secara energi dan dilengkapi panel surya, baterai, serta inverter untuk memenuhi kebutuhan energi. Sistem terhubung-jaringan bergantung pada jaringan listrik umum dan memiliki kemampuan menarik energi dari jaringan ketika output listrik surya dari panel rendah, serta mengalirkan kembali energi ke jaringan ketika produksi listrik surya tinggi. Sistem off-grid ideal untuk daerah terpencil yang tidak memiliki akses ke jaringan listrik, namun sistem ini memerlukan bank baterai untuk menyimpan energi guna digunakan pada malam hari dan periode berawan. Di lingkungan pinggiran kota dan perkotaan, sistem terhubung-jaringan bekerja paling optimal karena wilayah-wilayah tersebut memang memiliki penyimpanan baterai dan tidak perlu khawatir mengenai ketersediaan jaringan listrik.

Solar Energy Storage: Off-Grid vs. Grid-Tied

Manfaat Teknis Sistem Penyimpanan Energi Surya Off-Grid

Dalam hal penggunaan energi secara mandiri, sistem penyimpanan energi surya off-grid memiliki keunggulan teknis yang unik. Keunggulan paling penting di antaranya adalah kemandirian energi penuh, yang melindungi pengguna dari tagihan listrik yang terus meningkat, pemadaman listrik, serta tarif listrik yang tidak konsisten. Sistem ini menggunakan baterai LiFePO4, yang mampu bertahan hingga lebih dari 6000 siklus dan tahan terhadap suhu ekstrem. Sistem manajemen baterai cerdas (BMS) yang terintegrasi dalam baterai mencakup skenario paling umum kegagalan baterai, yaitu pengisian berlebih, suhu tinggi, dan korsleting.

Keuntungan utama lainnya adalah skalabilitas sistem surya off-grid. Komunitas terpencil, rumah-rumah pedesaan, dan operasi komersial berbasis di daerah terpencil dapat menggunakan sistem surya off-grid, lalu memperluas sistem tersebut di kemudian hari dengan menambah baterai atau panel tambahan guna memenuhi peningkatan kebutuhan daya. Sistem off-grid juga memiliki keunggulan berupa keheningannya. Di lokasi-lokasi surya yang lebih baik—yang juga merupakan kawasan permukiman atau memiliki sensitivitas terhadap kebisingan—keunggulan ini sangat penting, karena sistem-sistem ini menggunakan komponen berkualitas tinggi, sel litium-ion berdaya tinggi, serta elektronika daya yang efisien sehingga meminimalkan kebutuhan perawatan.

Keuntungan Sistem Penyimpanan Energi Surya Terhubung Jaringan

Ketika mempertimbangkan sistem penyimpanan energi surya, sistem surya terhubung-jaringan (grid-tied) dapat memberikan manfaat bagi pengguna yang bersifat khusus teknis, khususnya terkait cara mereka terhubung ke jaringan listrik. Dari sudut pandang teknis, penghematan biaya atau efektivitas biaya merupakan insentif besar: karena pengguna memilih memanfaatkan jaringan listrik sebagai baterai virtual, mereka dapat menghindari pemasangan sistem penyimpanan skala besar di lokasi, sehingga menekan biaya. Pengguna tersebut dapat berpartisipasi dalam program net metering, yaitu ketika pengguna menjual kembali kelebihan energi yang dihasilkan ke jaringan listrik. Hal ini menghasilkan penghematan biaya energi mereka, sekaligus memperpendek waktu pengembalian investasi awal. Secara keseluruhan, kesederhanaan pemasangan dapat dikaitkan dengan tidak adanya generator cadangan atau sistem baterai berkapasitas besar.

Sistem terhubung-jaringan (grid-tied) saat ini mampu memanfaatkan teknologi cerdas, yang memungkinkan pengguna memantau secara real-time seluruh energi yang dihasilkan, dikonsumsi, dan digunakan di jaringan listrik. Kemampuan ini memberikan pengguna kesempatan untuk mengoptimalkan penggunaan energi sehingga mereka memanfaatkan lebih banyak energi surya dan lebih sedikit energi dari jaringan listrik. Hal ini mengurangi beban pada jaringan listrik serta meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan, yang merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap jaringan listrik. Sistem-sistem ini dapat diintegrasikan ke dalam sistem jaringan listrik yang ada. Sistem ini memiliki sertifikasi UL, CE, dan RoHS.

Dalam penggunaan sehari-hari, sistem off-grid telah menjadi krusial bagi operasi di lokasi terpencil. Masa pakai siklus panjang dan ketahanan sistem terhadap cuaca memastikan pasokan energi tanpa gangguan, menggantikan generator diesel yang mahal serta menghilangkan emisi karbon. Pengguna melaporkan peningkatan konsistensi pasokan energi dan penghematan jangka panjang yang signifikan, menunjukkan bahwa sistem ini secara efektif menangani tantangan operasional di area off-grid.

Sistem terhubung ke jaringan listrik (grid-tied) telah menjadi populer di kalangan pelaku usaha dan pemilik rumah di perkotaan. Sebuah toko ritel kecil memasang sistem terhubung ke jaringan listrik dan menerapkan sistem metering bersih (net metering), sehingga berhasil menghemat 75% tagihan listriknya. Ia menggunakan pemantauan waktu nyata khusus bisnis untuk menggeser sebagian besar operasionalnya ke jam-jam produksi energi surya puncak. Pemilik rumah maupun pemilik usaha menyukai peralihan otomatis antara daya surya dan daya dari jaringan listrik. Banyak di antara mereka mencatat bahwa penambahan fitur penyimpanan energi surya meningkatkan nilai properti mereka.

Solar Energy Storage: Off-Grid vs. Grid-Tied

Memahami Kinerja dan Efisiensi

Terdapat variasi desain dan kasus penggunaan antara kedua sistem tersebut. Sistem off-grid bergantung pada efisiensi panel surya serta kapasitas penyimpanan energi dan siklus baterai. Baterai LiFePO4 lebih disukai karena memiliki densitas energi dan umur siklus yang lebih baik. Efisiensi panel surya—yang mengubah cahaya matahari langsung menjadi listrik—secara langsung memengaruhi output sistem. Kombinasi penyimpanan yang lebih baik dan konversi dengan kerugian energi yang lebih rendah menghasilkan sistem yang lebih unggul.

Sistem terhubung ke jaringan listrik (grid-tied) tidak dibebani oleh logika penyimpanan tambahan karena terintegrasi dengan jaringan listrik. Efisiensinya didasarkan pada kesesuaian panel dan inverter dengan jaringan listrik. Inverter berkualitas lebih tinggi menghasilkan pemborosan energi yang lebih kecil dalam proses konversi dari arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC) untuk jaringan listrik. Net metering memberikan skor efisiensi yang lebih baik berdasarkan kebijakan yang berlaku. Menyeimbangkan sistem dengan pola konsumsi pengguna menghasilkan kinerja penyimpanan yang lebih baik.

Rincian Nilai Jangka Panjang dan Perbandingan Biaya

Dalam mengevaluasi kedua sistem tersebut, transparansi biaya sangat penting. Sistem off-grid memerlukan investasi awal yang lebih besar karena adanya bank baterai dan komponen cadangan. Namun, biaya-biaya ini dikompensasi oleh fakta bahwa pelanggan tidak perlu membayar tagihan ke jaringan listrik, terlindungi dari kenaikan tarif utilitas, serta—dengan masa pakai baterai yang diproyeksikan mencapai lebih dari 6000 siklus—menjamin total biaya yang rendah dalam jangka waktu lama. Sistem-sistem ini memberikan nilai tak ternilai di lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh jaringan listrik.

Sistem yang terhubung ke jaringan listrik memiliki biaya awal yang lebih rendah. Sistem ini mulai mengembalikan investasi sejak awal berkat penghematan dari skema net metering. Pengembalian investasi terjadi lebih cepat dibandingkan sistem off-grid karena pengurangan tagihan listrik. Sistem ini bergantung pada ketersediaan jaringan listrik dan kebijakan net metering yang ditetapkan oleh badan pengatur. Oleh karena itu, penelitian terhadap kebijakan lokal dan regulasi perusahaan utilitas menjadi penting guna menjamin kelayakan jangka panjang. Teknologi terkait tenaga surya akan terus berkembang dan mampu menekan kenaikan biaya energi baik bagi sistem terhubung jaringan maupun sistem off-grid.

Solar Energy Storage: Off-Grid vs. Grid-Tied

Kesimpulan

Dari sudut pandang kemandirian energi, sistem off-grid sangat baik. Sistem ini juga andal untuk lokasi terpencil, dan perlindungan dari gangguan jaringan listrik menjadikannya ideal untuk daerah pedesaan, bisnis terpencil, atau upaya mencapai kemandirian energi. Penghematan biaya serta pemasangan yang lebih sederhana membuatnya sangat cocok untuk akses di wilayah pedesaan dan pinggiran kota. Pertimbangkan lokasi, kebutuhan energi, aspek keuangan, serta tujuan yang telah ditetapkan untuk sistem saat memilihnya. Berkolaborasi dengan produsen terkemuka serta konsultan energi terbarukan akan membantu Anda membuat keputusan yang berdasarkan informasi. Kedua jenis sistem ini terus berkembang seiring kemajuan teknologi baterai dan meningkatnya keandalan energi terbarukan.

Dapatkan Penawaran Gratis

Perwakilan kami akan segera menghubungi Anda.
Email
Ponsel/WhatsApp
Nama
Nama Perusahaan
Pesan
0/1000